Sabtu, 30 Mei 2009

tutorial adobe

Tutorial Adobe Photoshop ImageFoto-foto artis seperti Sandra Dewi & Nia Ramadhani, yang banyak beredar di Internet dibuat dengan Adobe Phostoshop. Hasil gambar olahan Adobe Photoshop ini juga banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya. Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Saat ini Adobe telah mengeluarkan Adobe Photoshop CS3 yang lebih powerfull. Versi sebelumnya, yaitu Adobe Photoshop CS2, Adobe Photoshop CS, dan Adobe Photoshop 7, masih sering dipakai untuk komputer lama (pentium 3 ke bawah). Tutorial Adobe Photoshop ini dibagi dalam 6 Bab.


BAB I – MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP

BAB II – SELECTION & TOOL

BAB III – PERMAINAN WARNA

BAB IV – TEKS DAN VEKTOR

BAB V – LAYER, MASK, STYLE

BAB VI – EFEK KHUSUS PHOTOSHOP


BAB I – MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP


1.1. Apa itu Adobe Photoshop?

Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya. Untuk download Adobe Photoshop klik di sini.

1.2. Mengenal Area Kerja

Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar zhaow.jpg yang ada pada CD Tutorial bagian BAB I (lihat gambar 1.1).

Mengenal Area Kerja Adobe Photoshop

Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.

Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1, yaitu:

A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.

B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.

C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.

D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.

E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.

F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.

1.3. Praktek Bab 1

1.3.1. Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen

Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.

1.3.2. Mengubah ukuran gambar dan kanvas

Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.

1.3.3. Mencoba ToolBox

Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.

1.3.4. Mencerminkan dan Memutar Gambar

Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.

1.3.5. Undo

Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.

1.3.6. Memindahkan gambar ke dokumen lain

Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.

1.3.7. Save for web

Gunakan menu File -> Save for Web untuk menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.


BAB II – SELECTION & TOOL


2.1. Menyeleksi Gambar

Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.

Ada tiga cara menyeleksi yaitu:

  1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
  2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
  3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.

Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:

  1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
  2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.

2.2. Tool-tool yang lain

Tool pada Adobe Photoshop

2.3. Praktek Bab II

2.3.1. Rectangular Marquee Tool

Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.

2.3.2. Elliptical Marquee Tool

Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.

2.3.3. Lasso Tool

Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.

2.3.4. Polygonal Lasso Tool

Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. Contoh gambar hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan bawah.

2.3.5. Magnetic Lasso Tool

Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.

2.3.6. Magic Wand Tool

Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.

Tutorial Adobe Photoshop - Magic Wand tool

2.3.3. Crop Tool

Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.

2.3.3. Healing Brush Tool

Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.

2.3.4. Spot Healing Brush Tool

Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya. Misalnya digunakan untuk menghilangkan keretakan pada patung seperti pada gambar 2.10.

Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.

2.3.5. Patch Tool

Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.

2.3.6. Red Eye Tool

Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.

2.3.7. Clone Stamp Tool

Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.

2.3.8. Background Eraser Tool

Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.

2.3.9. Magic Eraser Tool

Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.

2.3.10. Color Replacement Tool

Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.

2.3.11. Blur, Sharpen, dan Smugde Tool

Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.

2.3.12. Dogde, Burn, dan Sponge Tool

Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).


BAB III – PERMAINAN WARNA


3.1. Sekilas mengenai warna

Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).

Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.

3.2. Paint Bucket Tool

Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.

3.3. Gradient Tool

Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.

3.4. Brush Tool

Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.

3.5. Brightness/Contrast

Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.

3.6. Level

Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.

3.7. Curves

Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.

3.8. Color Balance

Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.

3.9. Photo Filter

Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.

3.10. Replace Color

Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.

3.11. Hue/Saturation

Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.

3.12. Match Color

Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.

Tutorial Adobe Photoshop - Match Color

Tutorial Adobe Photoshop - Match Color


BAB IV – TEKS DAN VEKTOR


4.1. Horisontal Type Tool

Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.

Tutorial Adobe Photoshop - Horisontal Type Tool

4.2. Horisontal Type Mask Tool

Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.

4.3. Pen Tool

Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.

4.4. Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool

Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.


BAB V – LAYER, MASK, DAN STYLE


5.1. Memahami Layer

Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.

5.2. Quick Mask Mode

Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.

Tutorial Adobe Photoshop - Quick Mask Mode

Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.

5.3. Layer Mask

Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.

Tutorial Adobe Photoshop - Layer Mask

5.4. Layer Style

Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.

Tutorial Adobe Photoshop - Layer Style


BAB VI – EFEK KHUSUS PHOTOSHOP


6.1. Filter Liquify

Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.

Tutorial Adobe Photoshop - Filter Liquify

6.2. Filter Vanishing Point

Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.

Tutorial Adobe Photoshop - Filter Vanishing Point

6.3. Filter Blur

Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.

Tutorial Adobe Photoshop - Filter Blur


Navigasi dalam halaman Tutorial Adobe Photoshop komplit:

BAB I – MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP

BAB II – SELECTION & TOOL

BAB III – PERMAINAN WARNA

BAB IV – TEKS DAN VEKTOR

BAB V – LAYER, MASK, STYLE

BAB VI – EFEK KHUSUS PHOTOSHOP



1. Open Photoshop. Open an image to apply vertical lines effect.



2. Create New file with 3 pixel width, 3 pixel height and transparent background.

3. Select black as a foreground color. Draw vertical line using Pencil Tool.



4. Select All using CTRL + A

5. Create a pattern by Edit > Define Pattern. Name the pattern.

6. Close the Pattern file and go back to image file. Create new layer. Keep it selected.

7. Edit > Fill
(Choose "Pattern" from "Use" drop down menu and again in "Custom Pattern" you will find newly created pattern)

8. Select newly created pattern and fill the layer. Change the layer mode to "Soft Light"

31 mei 2009

desain adobe

Kursus photoshop sudah banyak yang menyelenggarakan jika anda ingin belajar adobe photoshop atau belajar foto inilah saatnya saat ini belajar photoshop memang di butuhkan selain kursus belajar photoshop akan berguna training adobe photoshop juga bisa membantu anda mengedit foto.

Training adobe photoshop yang berkualitas belum tentu mahal belajar foto dan juga kursus photoshop biasanya memiliki range harga yang bervarasi belajar adobe photoshop asal telaten megnuasai training adobe photo shop bisa jago dalam waktu kurang 1 tahun.

Tak perlu biaya selangit dengan kursus training adobe photoshop yang cukup standar saja keahlian anda bisa di bandingkan dengan para ahli adobe photo shop training asal anda fokus dalam menjalaninya adobe photoshop memang legenda siapa yang tak tahu tentang training photo shop maupun adobe photoshop training

adobe photo shop training yang berkualitas bisa di dapatkan di pusat pelatihan photo shop training pastikan anda belajar dengan benar di kursus adobe photoshop jangan sampai uang yang anda keluarkan untuk photoshop training di photoshop jakarta terbuang sia sia

semua tergantung kemauan anda belajar adobe sebenarnya mudah training adobe photo shop hanay fasilitas , banyak orang tak mengikuti training photoshop tetapi memiliki skill seperti orang yang belajar adobe atau photo shop training padahal jika mereka mengikuti training photo shop pasti mereka lebih handal lagi

Kursus adobe photoshop biasanya mempunyai mentor handalpastikan pembimbng photoshop training merupakan orang yang ahli dalam bidang training photoshop, karena tak jarang karena adobe photoshop adalah hal yang mudah dipaljari mereka menggunakan guru yang kurang kompeten.

photo shop jakarta nerupakan tempat yang bagus untuk menuntut ilmu tentang adobe photoshop jakarta photoshop training dengan semangat yang tinggi maka berlatih photo shop jakarta dengan baik maka anda juga bisa menjadi jago dalam bidang ini

Temukan semua tentang

Belajar Photoshop - Belajar Foto - Kursus Photoshop - Belajar Adobe Photoshop - Adobe Photoshop - Belajar Adobe - Kursus Adobe Photoshop - Kursus - Training Photo Shop - Photo Shop Jakarta - Photoshop Jakarta - Photoshop Training - Photo Shop Training - Training Photoshop - Training Adobe Photoshop - Training Adobe Photo Shop - Adobe Photoshop Training - Adobe Photo Shop Training dan Belajar Photoshop & Foto: Kursus Photoshop-Belajar Adobe Photoshop – Training Photo Shop Jakarta semua ada di 88DB.Com


Photoshop Foto Efek Hantu
Publish: 31 mei 2009 | Author & Copyright: ferdinand | Status: FREE tutorial

Tutorial Photoshop kali ini adalah kiriman dari Endritanze di Pontianak, kali ini kita akan belajar membuat efek hantu dengan Photoshop, tertarik...

Adobe Photoshop adalah program image editing yang luar biasa, Photoshop dapat memanipulasi foto dan membuat imajinasi dan gambaran lain dari foto...

Baiklah kita mulai langkah-langkahnya:

1. Pilih satu gambar yang enak di kotak-katik aja. Saya memilih yang satu ini,

Download Gambar - Save di Komputer - para teman-teman di pinoy.^^
Dan manipulasi yang saya lakukan yaitu “menghilangkan kepala”!!!!


2. Lakukan duplikasi menjadi layer dan diberi nama pada layer.

Pada background lakukan hidden dengan menghilangkan gambar mata pada layer.


3. Lakukan pennyeleksian pada gambar yang akan di manupulasi.

Pilih Quick Selection Tool untuk melakukan penyeleksian


4. Arahkan pointer pada daerah kepala

klik untuk lakukan penyeleksian

5. Tekan delete untuk menghapus hasil seleksi. Pastikan layer depan aktif.
Hasilnya:


6.Non aktif kan seleksi, dengan menekan Ctrl+D, deselection.

Lanjutkan dengan ‘penambalan’ hasil potongan kepala dengan cara cloning pada layer depan.Pilih Clone Stamp Tool

7. Setelah memilih Clone Stamp Tool,

tekan Alt setelah keluar tanda seperti yang di atas klik pada gambar yang akan di ambil kloningnya. Atur opacity 75% dan flow 75% (sesuai kebutuhan)

8. Lakukan cloning perlahan-lahan dengan mengambil kloningan gambar yang paling dekat dengan daerah ‘penambalan’.

Klik kanan,atur hardness 0%, diameter ikuti daerah cloning.



9. Setelah cloning

seperti gambar di atas itu sudah cukup.Untuk hasil yang maksimal dalam cloning atur opacity lebih kecil dan diameter lebih besar.

10. Langkah berikut,

aktifkan pen tool, dan lakukan create Anchor point pada kerah baju seperti gambar di bawah.

Atur warna menyerupai warna baju dengan memakai

eyedropper tool

11. Setelah menutup anchor point, pilih menu layer-Resterize-Shape.

Ubah nama layer menjadi kerah.Tekan ctrl dan klik pada layer kerah untuk mendapatkan seleksi

Kerah terseleksi

12. Aktifkan Brush Tool,

dan pilih warna dengan

Color picker lebih yang lebih gelap 30% sepertiyang dilingkar merah


13. Sapukan brush pada bagian dalam kerah, sehingga nampak mempunyai luang kerahnya seperti gambar.

Tekan Ctrl+D setalh selesai brushing

14 Untuk langkah terakhir lakukan bluring dengan Blur tool pada sisi luar kerah.


Hasil Akhirnya: Kurang Lebih seperti ini:
rekayasa foto
Hiii... Tapi gak usah takut kan cuma rekayasa genetik eh salah REKAYASA FOTO efek saja ^_^ hehehe...

Semoga Bermanfaat... ^_^



Memisahkan Foto dengan Quick Mask

Publish: 31 mei 2009 | Author & Copyright: Ferdinan | Status: FREE tutorial

Salah satu tool yang sering digunakan dalam proses editing pada Adobe Photoshop adalah Mode quick mask. Mode quick mask memungkinkan kita menggunakan seluruh perangkat pada Photoshop untuk menyunting bingkai pemilihan. Di sini kita akan memisahkan gambar dari latar belakangnya, untuk dipindahkan pada objek lain.

LANGKAH-LANGKAHNYA:
1. Ambil gambar yang ingin kita pindahkan. File > Open ...:

Contoh:
Disini penulis menggunakan gambar di bawah ini, anda bisa menggunakan gambar lain yang terpenting adalah mengikuti petunjuk dan tekniknya
jabat tangan


2. Tentukan titik awal yang baik, pada mode quick mask kita dapati bahwa bagian yang tidak dipilih akan terbungkus lapisan berwarna merah, istilahnya RUBYLITH. Pada gambar di atas kita akan memisahkan gambar dua manusia yang sedang berjabat tangan.
Pilih Select > Color Range..., klik warna terang pada baju, tentukan nilai fuziness 124


3. Masuki mode quick mask

Klik mode quick mask pada icon yang ditunjuk panah gambar di atas

4. Pilih Paint brush, merupakan tool yang paling dasar untuk penyuntingan quick mask. Untuk mengaktifkannya tekan B


5. Atur warna latar depan dan belakang (Background dan Foreground), tekan D untuk menampilkan warna latar depan dan belakang secara default, yakni hitam dan putih. Untuk menukar warna kita tinggal tekan X aja. Lalu sapu gambar. Ingat daerah yang akan dipilih, kita sapu dengan warna latar depan putih. Untuk menambahkan rubylith, kita sapu dengan warna latar depan hitam.


kita bebas menggunakan tool pemilihan (Selection Tool) untuk melindungi daerah tertentu, misalnya menggunakan lasso tool atau yang lainnya.
Atur pula kehalusan brush pada baris pilihan yang letaknya di bawah baris menu, Lalu Brush Gambar yang diinginkan


Hasilnya gambar manusia yang berjabat tangan di atas tidak lagi berwarna merah

6. Jika kita sudah mendapatkan mask yang dinginkan, tekan Q untuk beralih ke mode standar, keluar dari quick mask.


7. Geser gambar yang sudah dipilih tadi dengan menggunakan tool move ke dalam gambar yang akan dijadikan latar belakang baru.
Misal: Gambar Pantai...

Menarik bukan mengubah background Foto ^_^ dengan Photoshop

Selamat mencoba.....

Terima Kasih

Semoga Bermanfaat... ^_^



Membuat Efek Foto 1000 Bayangan
Publish: 31 mei 2009 | Author & Copyright: ferdinand | Status: FREE tutorial

Tutorial Kali ini adalah membuat efek seolah - olah 1000 Bayangan, Seperti Jurusnya Uzumaki Naruto. Dengan Tehnik Dupllikasi Photoshop kita tidak perlu menjadi ninja. Pernah melihat film atau komik naruto kan, Anime Ninja yang paling digandrungi saat ini, penulis disini juga salah satu penggemarnya juga dan sudah mengkoleksi Komik - komiknya.

Wah kok malah cerita komik, Okey.. Okey.. saatnya kembali ke Tutorial... Kali ini akan dibahas tentang nilai Fill dan Opacity
Untuk Tutorial memisahkan Obyek dari Background telah dibahas dalam Tutorial sebelumnya... ada baiknya kalian telah mempelajarinya

Tutorial Terkait: (yang harus dibaca dan dipelajari lebih dulu)
- Tutorial Memisahkan Gambar dari Background dengan Extract
- Cara Cepat Memisahkan Gambar Dari Background
- Tutorial Membuat Gradien Background
- Menggabungkan Gambar ke Dalam 1 Kanvas

Setelah lancar dengan tutorial di atas, mari kita Lanjutkan ke tehnik 1000 bayangan

Langkah 1
Cari Gambar yang akan diedit
disini saya menggunakan gambar Artis Hollywood
Hillary Duff
Hillary Duff
(Untuk Mendownload Klik Kanan Gambar dan Pilih Save Picture As...)

Langkah 2
Pisahkan Gambar dengan Background
Kalo belum tau caranya klik Cara Cepat Memisahkan Gambar Dari Background
Hasilnya:

Ket: Background Kotak - Kotak menandakan bahwa background sudah menjadi Transparan ( terpisah )

Langkah 3

Buat Lembar Kerja / Kanvas Baru dengan menekan CTRL + N
Kemudian Pindahkan Gambar Hillary Duff ke kanvas baru tersebut dengan Move Tool
Lebih jelasnya Klik Menggabungkan Gambar ke Dalam 1 Kanvas

Langkah 4
Pada kanvas baru lihat Pallete Layers maka kamu akan mendapatkan seperti ini:
Untuk Mengetahui dimana letak Pallete Layers Pelajari dulu Layout Photoshop

- Gambar berpindah ke Kanvas Baru


- Tampilan Pallete Layers


Langkah 5
Duplikat Layer 1 dengan cara:
Pada Menu Utama pilih Layer - Duplicate Layer - OK (Lakukan Sebanyak 2 Kali)

Untuk menyamakan dengan contoh ini Rename Layer Menjadi Seperti di atas
Caranya arahkan pointer ke Block Biru dan Klik Kanan pilih Rename

Kemudian gunakan move tool untuk menggerakkan gambar berdasarkan aturan layer dan atur seperti ini
Untuk mengetahui aturan Layers Klik Sekilas Penjelasan Tentang Layers Photoshop


Langkah 6
Klik Layer 1 Copy 2 dan Atur Opacitynya menjadi 50


Setelah itu Klik Layer 1 Copy 1 Turunkan Opacitynya menjadi 50 dan Fill 50


Hasilnya:


Agar Lebih Cantik tambahkan Gradien Background
Untuk mempelajari Gradien Background Klik Tutorial Membuat Gradien Background


Atau Seperti ini


Membuat Efek Asap Pada Foto
Publish: 31 mei 2009 | Author & Copyright: ferdinan | Status: FREE tutorial

Tutorial Kali ini adalah membuat efek asap, sebetulnya efek ini udah diterangkan pada guide bawaan / panduan photoshop namun dalam bentuk bahasa inggris...
Nah sekarang akan saya terjemahkan dengan bahasa saya... kalo tambah bingung mohon maap ya... tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin jadi buruan dicoba...

Langkah - Langkahnya:

1. Buka Program Photoshop
Caranya:
Pada Start > All Program > Photoshop

2. Pilih foto yang akan diedit Usahakan Foto tersebut sesuai dengan tema... disini temanya adalah cowboy eh salah kalo ce itu apa ya, mungkin lebih tepatnya koboi wanita, hehehe...
Caranya:
Tekan CTRL + O = Shortcut untuk Open File
Kemudian cari dan Pilih Foto, OK

Alternatif:
Jika tidak punya foto yang cocok atau mau diedit bisa download gambar ini

Download Gambar - Url: http://www.ilmugrafis.com/photoshop/p_foto_28/3pf28.zip

3. Setelah foto yang akan diedit tertampil pada canvas / lembar kerja photoshop maka langkah selanjutnya adalah menduplicate layer
Caranya: Pada menu utama di bagian atas sendiri tepatnya pilih Layer > Duplicate Layer...
nah hasilnya bisa dilihat di pallete layer biasanya (default) letaknya di kanan bawah monitor


5. Setelah itu buat layer baru dengan mengklik kiri icon yang ditunjukkan panah di gambar bawah


6. Sekarang gunakan Brush Tool dan warnai dengan warna putih

Warna background dan foreground harus hitam putih seperti di gambar

7. Masuk ke menu utama dan pilih Filter > Liquify
Pada jendela filter pilih Forward Warp Tool (W)
Lalu bentuk sesukamu atau seperti ini...

tekan OK dan Hasilnya


8. Masuk ke Menu Utama pilih Filter > Blur > Glausian Blur
Gunakan Radius 8.0 - Lalu tekan OK
Nah kan hasilnya seperti ini


9. Sekarang tinggal disempurnakan dengan menambahkan banyak asap
Caranya tinggal ulangi aja langkah 6 sampai langkah 8 karena saya tidak mau membatasi imajinasi kalian

berikut hasil karya dan imajinasi dari penulis (jo - ilmugrafis)

Dor - Dor - DOr!!! Wuszzz... Uhuk... Uhuk... Asepnya bikin sesak napas bok

Terima Kasih

Semoga Bermanfaat... ^_^




Mutiara Hikmah

"Saidina Umar bin Al-Khatab r.a. berkata : 1. Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. 2. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. 3. Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya. 4. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. "

[ Inspirasi hati ]


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar